Makalah ( Masuknya PT.Bakrie Telecom,Tbk Dalam Usaha Telekomunikasi Indonesia )

Bab I

Pendahuluan

Lingkungan eksternal perusahaan (lingkungan bisnis), menurut Pearce dan Robinson (2007) dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori yang saling berkaitan, yaitu lingkungan operasional, lingkungan industri dan lingkungan jauh. Penyesuaikan dengan lingkungaanya yang kompetitif. Perubahan bersangkut-paut dengan perihal membuat sesuatu dengan lain. Lingkungan operasional perusahaan meliputi pesaing, pemberi kredit, pelanggan, pemasok dan pegawai.

Analisis yang paling penting dalam lingkungan operasional adalah memahami pelanggan perusahaan. Pelanggan dapat dikelompokkan menjadi konsumen dan industri. Profil pelanggan konsumen dapat disusun menurut informasi geografis, demografis, psikografis, perilaku dan manfaat. Sedangkan informasi industri mencakup variabel operasional, pendekatan pembelian, faktor situasional dan karakteristik pribadi. Profil pelanggan internet dapat dikelompokkan berdasarkan komunitas minat, komunitas relasi, komunitas transaksi, komunitas fantasi dan komunitas profesional.

Lingkungan Industri

Dalam industri manapun, apakah industri domistik atau internasional, apakah menghasilkan barang atau jasa, aturan persaingan tercakup dalam lima faktor persaingan, yaitu masuknya pendatang baru, ancaman produk substitusi, daya tawar-menawar pembeli, daya tawar-menawar pemasok dan persaingan di antara para pesaing yang ada (Porter,1985)

Ancaman pendatang baru




Pendatang

Baru

Pesaing Industri

Persaingan di antara perusahaan yang ada

Daya tawar pemasok Daya tawar pembeli






Pemasok


Pembeli

.



Produk Substitusi

Ancaman produk / jasa substitusi

B. Lingkungan Jauh

Lingkungan jauh mencakup faktor-faktor yang bersumber dari luar operasional perusahaan. Analisis lingkungan jauh digunanakan perusahaan untuk mampu menjawab baik dengan menyerang maupun bertahan terhadap faktor-faktor lingkungan jauh tersebut dengan merumuskan strategi yang memanfaatkan peluang atau meminimalkan ancaman. Perubahan dalam lingkungan jauh dapat mempengaruhi perubahan dalam permintaan konsumen untuk produk industri serta jasa konsumen. Mengenali dan mengevaluasi peluang dan ancaman lingkungan jauh membuat organisasi mampu mengembangkan visi dan misi yang jelas serta mampu merancang strategi untuk mencapai sasaran jangka panjang dan mengembangkan kebijakan untuk mencapai sasaran tahunan. Lingkungan jauh tersebut meliputi lingkungan ekonomi, sosial, politik, teknologi, ekologi dan global.

Faktor ekonomi berkaitan dengan sifat dan arah perekonomian dimana suatu perusahaan beoperasi.Karena pola konsumsi dipengaruhi oleh kemakmuran relatif dari berbagai segmen pasar,maka setiap perusahaan harus mempertimbangkan tren ekonomi pada segmen yang mempengaruhi industrialnya.Baik pada tingkatan nasional maupun internasional.

Faktor sosial yang mempengaruhi suatu perusahaan meliputi kepercayaan, nilai, sikap, opini, dan gaya hidup masyarakat dalam lingkungan eksternal perusahaan,yang berkembang dari kondisi budaya, ekologi, demografi, agama, pendidikan, dan etnis.

BAB II

A. Latar Belakang Perusahaan

Bakrie Telecom,Tbk merupakan salah satu dari 7 anak perusahaan dari Bakrie & Brother,Tbk yang antara lain adalah PT Bumi Resources Tbk ( Merupakan anak perusahaan Bakrie & Brother yang bergerak dalam industri pertambangan, Bumi berencana untuk diversifikasi portofolio bisnis dan pendapatan dengan memasukkan daerah pertambangan seperti tembaga, emas, bijih besi dan batubara tidur metana.) , PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (BSP) (Anak Perusahaan Bakrie & Brother yang bergerak dalam industry agribisnis yang termasuk pengolaan karet dan minyak sawit) , PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) ( Merupakan anak perusahaan Bakrie & Brother yang bergerak dalam pengolahan minyak dan gas) , PT Bakrieland Development Tbk ) ( Merupakan anak perusahaan Bakrie & Brother yang bergerak dalam bidang property) , PT Bakrie Metal Industries (BMI) ( Merupakan anak perusahaan Bakrie & Brother yang bergerak dalam produksi bahan metal dan alat” berat) , PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) ( Merupakan anak perusahaan Bakrie & Brother yang bergerak dalam infrastruktur dan pembangunan) , dan yang terakhir yaitu

PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) adalah sebuah jaringan telekomunikasi nirkabel tetap selular melalui para Mobilitas Terbatas FWA layanan, melalui produk-produk seperti Esia, Wifone, EsialTel, dan Wimode. BTEL telah mengembangkan bisnis dan organisasi berdasarkan anggaran model operator, menawarkan "Better Products at Lower Prices" kepada seluruh "Value Conscious Customers" melalui strategi yang mengganggu inovasi yang berfokus pada pelanggan. Didirikan di bawah nama PT Radio Telepon Indonesia (RATELINDO) pada tahun 1993, sejalan dengan kemajuan teknologi, BTEL meluncurkan CDMA Esia dengan memanfaatkan teknologi 2000-1x di Jakarta, Jawa Barat, dan wilayah Banten pada akhir 2003. BTEL menjadi perusahaan publik pada Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) pada tahun 2006. Setelah menerima lisensi nasional untuk menyediakan layanan telekomunikasi nirkabel tetap, BTEL mulai memperluas usaha nasional pada tahun 2007. BTEL telah memperoleh lebih dari 8 juta pelanggan dalam 64 kota di Indonesia.

Bakrie Telecom telah menjadi salah satu pelopor di Indonesia 's industri telekomunikasi. Hal ini tentu saja menjadi tantangan dalam menyediakan layanan nirkabel tetap yang terjangkau bagi pelanggan, terutama di daerah underserviced. Setelah mengadopsi spektrum yang lebih efisien Code Division Multiple Access (CDMA) teknologi, Bakrie Telecom kini siap untuk menjadi operator nasional dengan merk esia.

Sejak diluncurkan pada bulan September 2003, Esia telah menjadi shaker dan penggerak pasar. Bakrie Telecom,Tbk telah memperkenalkan berbagai produk dan program yang pelanggan menemukan agar sangat menarik, dan tak lama kemudian inovasi kami ditiru oleh operator lain-tetap maupun nirkabel bergerak. Bakrie Telecom saat ini merupakan operator telekomunikasi dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, menawarkan pertumbuhan portofolio produk dan jasa.

Sebuah anak perusahaan dari Bakrie Brothers beraneka ragam, yang telah memasuki industri telekomunikasi nasional dengan terus menciptakan "mengganggu inovasi" kami "Talk Time" program kesadaran masyarakat, misalnya, telah mengubah cara pelanggan melihat tagihan bulanan mereka, reposisi yang pulsa kerangka pikiran sebagai lebih mahal dan meyakinkan masyarakat bahwa Esia menawarkan nilai terbaik untuk uang.

Bakrie mempunyai slogan teguh perusahaan yaitu”Kami ada bukan hanya untuk melayani telekomunikasi mengganggu membantu mendefinisikan ulang industri telekomunikasi untuk memastikan bahwa maksimum akan membawa manfaat bagi rakyat Indonesia.”

Bisnis Telekomunikasi di Indonesia selalu mendapat tempat di kalangan masyarakat. Tidaklah mengherankan apabila para pelaku usaha berlomba-lomba untuk menjadi operator telekomunikasi. Di seluler, saat ini terdapat 8 (delapan) perusahaan, mereka adalah PT Telkomsel, PT Indosat, PT Excelcomindo, PT Natrindo Seluler, PT Sampoerna Telecom, PT Mobile 8, PT Hutchinson CP Telecommunication, PT Smart Telecom. Selain itu terdapat dua perusahaan yang menjadi operator telekomunikasi jaringan tetap berbasis frekuensi yakni PT Telkom dan PT Bakrie Telecom (di samping PT Indosat yang juga operator seluler).

B. Visi dan Misi

Telah impian kami sejak awal bahwa, suatu hari, sebagian besar orang Indonesia akan menggunakan layanan kami-baik untuk berbicara, untuk mengirim pesan, untuk berselancar di Web, untuk mengirim e-mail, untuk menonton program TV digital, untuk mengirim foto dan video , untuk belajar atau untuk melakukan bisnis Kami mendambakan hari-hari ketika kita menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari sebagian besar orang Indonesia.

Kita akan mengikuti strategi pertumbuhan berdasarkan cara unik kami "Disruptive inovasi." Strategi kami termasuk memberikan pelanggan persis apa yang mereka inginkan, yaitu produk yang lebih baik, layanan yang lebih baik pada harga yang lebih rendah. Kami sangat percaya bahwa telekomunikasi merupakan pendorong utama untuk efisiensi dan produktivitas. Pada waktunya, manfaat ini akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi.

Kami juga akan mematuhi nilai-nilai inti kita di berbagai aspek bisnis kami. Gen bisnis kami dapat digolongkan sebagai selalu menawarkan sesuatu yang segar, berguna, menyenangkan, sederhana dan terjangkau.

Ketika kita bekerja dengan semua pelanggan, kita akan membuat setiap usaha untuk mencari tahu apa yang diinginkan pelanggan kami dalam memperlakukan mereka seperti kita ingin diperlakukan. Kita akan selalu mencari cara untuk membuatnya lebih mudah bagi pelanggan dan mitra kami untuk melakukan bisnis dengan kita. Kami akan terus belajar dan terus menghilangkan birokrasi.

Selain itu,Bakrie Telecom juga mempunyai misi bakti untuk mu negri. Dimana misi tersebut untuk membantu sesama kita agar meujudkan Indonesia sejahtera. Selama ini PT.Bakrie & Brother sudah sering mengadakan acara yang serupa yaitu salah satunya adalah Bakrie Untuk Negeri Melalui YTI Berikan Bantuan Sebesar 1,120 Miliar Kepada Penderita Thalassaemia Salah satu kelompok usaha keluarga Bakrie, Bakrie Untuk Negeri (BUN), wadah yang menaungi kegiatan filantropi keluarga dan kelompok usaha Bakrie, memberikan bantuan senilai Rp.1.120.000.000 kepada Yayasan Thalassaemia Indonesia (YTI) yang terdiri daribentuan pengobatan sebesar 1 miliar untuk pasien thalassaemia di Indonesia serta bantuan operasional kegiatan yayasan selama setahun senilai 120 juta rupiah. Penyerahan bantuan itu di lakukan di Wisma Bakrie 2. Peneyerahan bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Anindya Bakrie dan Tatty Aburizal Bakrie yang mewakili BUN dan diterima langsung oleh Rinie Amaluddin selaku Ketua pengurus YTI.

Selain itu kami juga akan brusaha untuk cepat tanggap dalam memberikan bantuan kepada korban bencana alam,seperti contoh: Bakrie Grup Bantu Korban Gempa Rp 5 Milyar

Bakrie Untuk Negari (BUN) dan Esia, produk dari PT Bakrie Telecom Tbk menyerahkan donasi sebesar Rp5 Milyar ke Pemeriantahan Provinsi Sumatera Barat, yang akan didistribusikan ke empat wilayah, Padang, Padang Pariaman, Pasaman Barat dan Pariaman.

Esia menyalurkan donasi Rp 1,3 milyar yang disisihkan Rp 10 ribu dari setiap hasil penjualan Handphone Esia Slank. Donasi ini merupakan tanda simpati kelompok Band Slank bagi masyarakat Sumatera Barat. mereka juga nanti yang akan menentukan pendistribusian dana tersebut

"Dukungan donasi dari Handphone Esia Slank menunjukan kepedulian dan rasa kebersamaan perusahaan pada lingkungan,"ujar Direktur Corporate Service PT Bakrie Telecom Tbk Rakhmat Junaidi.

Sementara itu, Rp 35 Milyar lagi dari BUN yang merupakan dukungan yang diberikan unit usaha dibawah kelompok usaha Bakrie. "Kami merasakan betul keprihatinan akibat bencana gempa, karena beberapa unit usaha Bakrie telah lama hadir menajalankan usaha di Ranah Minang.

Bakrie telah menjadi anggota keluarga besar masyarakat Sumatera Barat, sudah sewajarnya Bakrie memberikan yang terbaik bagi masyarakat di sini. Termasuk dalam suka maupun duka,"ujar Ketua Badan Pelaksana Bakrie Untuk Negeri Hisyam Sulaiman

Selain itu, Esia juga menyiapkan 20 saluran telepon gratis yang dipergunakan sebagai hotlione number Rumah Sakit (RS) M Djamil Padang, dan membebaskan biaya percakapan telepon antar pelanggan Esia di Sumatera Barat maupun ke dan dari Jakarta. Melalui Televisi One Satu Untuk Negri, Esia juga mendonasikan dana sebesar Rp 500 juta. Bahkan hari minggu lalu, Esia juga turut menyemarakan kegiatan Fun Bike Pemko Padang agar masyarakat bisa secara bertahap bisa kembali pulih.

Donasi yang diserahkan melalui acara zikir bersama dengan tema Zikir Untuk Nagari yang diadakan Pemko Padang bersama Bakrie Untuk Negari (BUN) dan Esia, produk dari PT Bakrie Telecom Tbk ini, akan peruntukan untuk pembangunan maupun perbaikan berbagai fasilitas kesehatan, pendidikan dan tempat ibadah di empat wilayah Sumatera Barat. Fasilitas yang akan dibangun diantaranya, Masjid Asra di Padang, SDN 03 Batang Anai di Padang Pariaman dan SDN 14 Marunggi di kota Pariaman.

Kata Hisyam, ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang secara konsisten terus dilakuakn Bakrie. "Almarhum Haji Achmad Bakrie, pendiri Kelompok Usaha Bakrie secara tegas mengatakan setiap sen yang dihasilkan perusahaan haruslah membawa manfaat bagi masyarakat. Inilah wujud dari arahan tersebut, sebagaimana kami lakukan pula di berbagai daerah bencana lainnya seperti di musibah Situ Gintung Tanggerang dan Gempa Tasikmalaya,"ujarnya

BAB III

PENGUMPULAN DATA

A. KERJASAMA

Sebagai salah satu perusahaan swasta yang “Go Public” yang sebagian besar 51,01% Saham di pegang oleh Public dan sisanya sebesar 48,98% dikuasai oleh PT.Bakrie & Brother Tbk. Bakrie Telecom selalu berusaha memberikan semua yang terbaik untuk pelanggan melalui salah satu produk unggulannya yaitu Esia yaitu melalui berbagai macam kerjasama dengan Pihak-pihak lainnya seperti :

Izzi Pizza

Bekerjasama dengan Izzi Pizza, restoran khas Italia, dikeluarkan program loyalitas pelanggan Esia dengan memberikan paket menarik berupa pemberian Spaghetti Bolognese, gratis, bagi pelanggan Esia yang membeli large pizza di semua outlet Izzi di Jakarta selama bulan April 2009.

Minuma Soda Rollas

Salah satu kerjasama yg dilakukan oleh Minuman Soda Rollas, dikeluarkan program loyalitas pelanggan Esia dengan memberikan paket menarik berupa dengan memeli 2 botol Rollas di toko terdekat akan mendapatkan gratis 1 botol.

Dufan

Dengan Bekerjasamanya antara Dufan,esia menawarkan potongan 25% dengan hanya menunjukan sms yang di dapat saat pembelian tiket masuk di dufan.

Adira Finance

Bentuk kerjasama dengan Adira Finance dilakukan dengan memberikan tambahan Hape Esia bagi setiap aplikasi produk refinancing yang disetujui. Program ini berlangsung mulai dari 1 Agustus hingga 30 September 2009.

GOGO Motor

kerjasamanya dalam bentuk pemberian Hape Esia setiap pembelian motor atau pun becak. Sedangkan kerja sama dengan koran terbitan Medan tersebut, Esia akan mendukung lomba mewarnai yang dilaksanakan mulai tanggal 10 Agustus sampai 6 September 2009 di Kota Medan dan Pematang Siantar.

koran terbitan Medan

Sedangkan kerja sama dengan koran terbitan Medan tersebut, Esia akan mendukung lomba mewarnai yang dilaksanakan mulai tanggal 10 Agustus sampai 6 September 2009 di Kota Medan dan Pematang Siantar.

Sriwijaya Air

Tak begitu heran, ketika mendapatkan tawaran mewakili BTel Blogger Community dan Esia Pojok Foto untuk meliput acara pers conference kerjasama Esia-Sriwijaya Air di atas pesawat dari Jakarta menuju Batam, Jum’at 31 January 2009 lalu, penulis sangat antusias untuk menerima tantangan itu.

Mega Life

Bakrie Telecom berkerjasama dengan Mega Life dalam memberikan program Perlindungan Kecelakaan Diri senilai Rp 1 juta selama 45 hari bagi pelanggan yang mengaktifkan Esia GOGO. Selain itu terdapat pula program tambahan yaitu Perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri senilai Rp. 50 juta selama 30 hari kepada pelanggan yang berhasil merekomendasikan pelanggan Esia baru. Bagi pelanggan yang direkomendasi pun juga mendapatkan Perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri senilai Rp 10 juta setelah pelanggan tersebut melakukan isi ulang minimal Rp 10 ribu,-

LG Electronics Indonesia

Bakrie Telecom (BTel) bersama produsen ponsel CDMA, LG Electronics Indonesia meluncurkan paket ponsel CDMA berkamera termurah Hape Esia Ekspresi. Ponsel LG ID 6100 dengan paket kartu prabayar Esia itu, dibanderol dengan harga Rp599.000.

Motorola

Bakrie Telecom, operator nirkabel CDMA pemegang merk dagang Esia, makin melebarkan sayap kerjasamanya dengan vendor penyedia ponsel ternama. Jika selama ini Esia telah bekerjasama dengan beberapa vendor terkemuka dalam penyediaan paket bundling ponsel dan kartu perdana Esia, maka kali ini kerjasama tersebut dijalin dengan Motorola, pemimpin global dalam komunikasi nirkabel, dengan produknya yang bereputasi baik dan berkualitas. Untuk teknologi CDMA 2000 1X, Motorola seringkali mengeluarkan produk ponsel dengan harga yang ditujukan untuk kelas high-end. Namun untuk kerjasama kali ini, Motorola mengeluarkan produk CDMA dengan harga yang sangat terjangkau.

“Kali ini Esia bekerjasama dengan Motorola mengeluarkan paket Bundling Dobel-Dobel Mantap! yang terdiri dari ponsel Motorola W150 dan starter pack Esia. Harga yang ditawarkan untuk paket ini adalah Rp 579.000,- saja. Harga ini terhitung sangat terjangkau untuk ukuran sebuah produk ponsel yang dikeluarkan oleh vendor ternama seperti Motorola,” Ujar Senior Vice President Retail Sales PT Bakrie Telecom, Charles Sitorus di Jakarta kemarin.

Esia melengkapi paket Hape Esia Ekspresi itu dengan fitur-fitur yang mampu mengakomodir kebutuhan pengguna khususnya di segmen generasi muda. Fitur yang ditawarkan antara lain kamera VGA dengan kemampuan 4x digital zoom, radio FM, layar 65 ribu warna. Fasilitas lain menarik lain, adalah kapasitas penyimpanan 100 sms, phone book 500 nama, dan stereophonic handsfree.

Pelita Jaya

Kesepakatan antara produk satu "ibu" ini -- Pelita Jaya dan Esia adalah anak perusahaan dari Bakrie Group -- dipresentasikan oleh Executive Vice President PT Bakrie Telecom, Ridzki kramadibrata, dan Ketua Umum Pelita Jaya, Andiko Diko Purnomo, di GOR Simprug, Jakarta Selatan, Senin 4 Maret 2009 siang WIB. Menurut Rizdki, dipilihnya Pelita Jaya adalah sebagai bentuk konsistensi terhadap pegenmbangan olahraga di tanah air.

LG CDMA 2330

Esia recananya pada 1 Agustus 2006 ini akan mengeluarkan paket promo LG CDMA 2330 dan Esia. Paket Promo LG CDMA 2330 adalah hasil kerjasama Esia dengan LG. Dimana LG CDMA 2330 ini adalah handphone CDMA inject 800 dengan layar monochrome yang mendukung Long Messaging Service(LMS) dimana user bisa mengirim 1 SMS sampai dengan 480 karakter dimana jumlah karakter yang dikirim lebih banyak dari SMS standar yang hanya 160 SMS. LG CDMA 2330 ini juga mendukung airplane mode dimana kita tetap bisa menyalahkan telepon untuk bermain game atau melihat jadwal dan memo dengan mode ini maka frekuwensi handphone anda akan dimatikan.

StarOne

Kehadiran 3G di frekuensi 1900 MHz, membuat operator CDMA StarOne mesti mengungsi ke pita frekuensi yang memungkinkan. Untuk itu, Indosat jajaki kemungkinan 'nebeng' di frekuensi yang ditempati Esia dalam dua bulan ke depan.

Atrium EX Plaza

Hadir hari ini di Atrium EX Plaza dengan harga promo 99rb khusus hari ini dibuka mulai pukul 11.00. Diperkirakan akan menjadi pameran peluncuran ponsel teramai dari semua pameran yang ada. Harga yang ditawarkan sungguh menggiurkan, dari harga 299rb menjadi hanya 99rb, ponsel ini sekaligus menjadi ponsel termurah sampai saat ini.

.

Bank Niaga dan Bakrie Telecom (BTEL) sepakat menjalin kerjasama layanan penerimaan pembayaran tagihan dan pembelian talktime Esia melalui fasilitas electronic delivery channel. Dengan adanya kerjasama ini, pelanggan Bakrie Telecom yang juga merupakan nasabah Bank Niaga dapat melakukan pembayaran dan pengisian talktime melalui 212 SST Niaga, Niaga Access 14041 (phone banking), Niaga Global@ccess (internet banking) dan Niaga Ponsel Access (mobile banking).

Huawei

Esia bekerjasama dengan salah satu vendor pembuat hape dari china yaitu Huawei untuk mewujudkan hp esia murah dengan kualitas yang memuaskan.

Setiap produk yang diproduksi oleh Bakrie & Brothers adalah dalam ketat sesuai dengan standar kualitas produk internasional. Tak tertandingi inilah reputasi kualitas yang telah menjadi faktor penentu dalam ekspansi cepat dari kedua perusahaan domestik dan internasional klien.

Produk yang dikembangkan dan diproduksi oleh Bakrie & Brothers adalah komponen utama infrastruktur dan sistem telekomunikasi di Australia, Brunei, Kanada, Cina, Dubai, Inggris, Mesir, Prancis, Jerman, Iran, Italia, Jepang, Kuwait, Malaysia, Meksiko, Belanda , Filipina, Singapura, Amerika Serikat, Uzbekistan, dan Vietnam.

Bakrie & Brothers sektor telekomunikasi berkomitmen untuk lebih meningkatkan pemasaran produk dan jasa dalam rangka untuk memaksimalkan keuntungan.
Strategi ini mencakup memperluas jaringan komunikasi di wilayah paling padat penduduknya. Bakrie sektor telekomunikasi adalah melayani diri sebagai penyedia jaringan, servie telekomunikasi selular dan kontraktor untuk proyek-proyek

integrasi sistem.

B. Kinerja Bakrie Telecom ditahun 2008-2009

Deskripsi

Semester I 2009

Semester I 2008

Perubahan

Jumlah Pelanggan

8,9 juta

5,4 juta

63,8 %

Pendapatan Usaha

Rp 1.666 Miliar

Rp 1.235 Miliar

34,9 %

Pendapatan Usaha Bersih

Rp 1.331 Miliar

Rp 938 Miliar

41,9 %

EBITDA

Rp 619,9 Miliar

Rp 341,3 Miliar

81,6 %

Laba Bersih

Rp 72,8 Miliar

Rp 62,4 Miliar

16,7 %

Langkah perluasan wilayah layanan masih terus dikembangkan oleh Bakrie Telecom. Selama April hingga Juni 2009 Bakrie Telecom menambah 4 kota baru yaitu Bukit Tinggi, Singaraja, Tanjung Pinang dan Metro Lampung. Dengan demikian hingga semester pertama 2009 jumlah kota yang dikembangkan oleh Bakrie Telecom telah mencapai 73 kota.

BAB IV

PEMECAHAN MASALAH

Dapat dilihat bahwa kerjasama antara PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) dengan produk unggulannya yaitu esia dapat menarik berbagai pihak untuk dapat bekerja sama. Dengan keberhasilan ini merupakan bukti bahwa banyak pihak yang percaya bahwa bekerja sama dengan BTEL merupakan suatu keuntungan yang menjanjikan.

BTEL terus menunjukkan pencapaian mengesankan dengan membukukan kinerja biru pada laporan keuangannya di semester pertama 2009. Jumlah pelanggan maupun kinerja keuangannya sama-sama memperlihatkan kualitasnya sebagai operator telekomunikasi nasional. Sementara langkah pengenalan produk ke kota-kota baru di Indonesia juga terus berlanjut, terutama dengan membuka layanan di kota-kota kabupaten dan kotamadya.

Jumlah pelanggan Bakrie Telecom pada semester pertama 2009 telah mencapai 8,9 juta pelanggan. Dibandingkan periode yang sama tahun 2008 dimana jumlah pelanggan BTEL adalah sebesar 5,4 juta orang, maka di semester pertama ini terdapat penambahan 3,5 juta pelanggan atau tumbuh 63,8%. Sementara jika dibandingkan dengan kuartal pertama 2009, jumlah pelanggan BTEL mengalami peningkatan 10,9% dari sebelumnya yang berjumlah 8 juta pelanggan.

Laju pertumbuhan pelanggan terutama disebabkan semakin dikenalnya merek Esia oleh masyarakat. Menurut riset bahwa merek Esia menduduki posisi tinggi sebagai merek yang menawarkan tarif termurah dan merek yang direkomendasikan baik oleh konsumen maupun penjual.

Perkembangan positif dalam laju pertumbuhan pelanggan mendorong pencapaian positif pula dalam kinerja keuangan perusahaan di semester pertama 2009.

Dalam hal pencapaian laba bersih selama semester pertama tahun 2009 BTEL membukukan laba bersih sebesar Rp 72,8 Miliar atau mengalami pertumbuhan yang signifikan yaitu sebesar 16,7% dibandingkan dengan laba bersih sebesar Rp 62,4 Miliar pada periode yang sama di tahun 2008.

PT Bakrie Telecom Tbk telah melakukan langkah konsisten perusahaan untuk terus menciptakan program-program inovatif, baik program baru maupun program yang menciptakan loyalitas pelangan telah menyebabkan Bakrie Telecom terus mengalami pencapaian positif.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

Walaupun PT.Bakrie Telecom. Tbk masih baru kehadirannya dalam industri telekomunikasi di Indonesia yang sebagian besar pangsa pasarnya dikuasai oleh PT.Telkomsel (Flexi,HALO,SIMPATI), PT.Indosat (IM3,MENTARI, STARONE), PT. Excelcomindo(XL), PT. Natrindo Seluler, PT. Sampoerna Telecom, PT. Mobile 8 (FREN,MOBI), PT. Hutchinson CP Telecomunication, PT. Smart Telecom (SMART). Namun,produk andalannya yaitu ESIA mendapatkan tempat tersendiri di hati para pelanggan hal itu dikarenakan tepatnya analisis PT.Bakrie Telecom dalam penempatan lingkungan bisnis di industry komunikasi di Indonesia.

Yaitu mempertimbangkan dari semua aspek seperti :

Aspek Ekonomi

Esia Hadir dengan tarif yang lebih murah di bandingkan operator selular lainnya,seperti tarif Rp1,-/karakter atau Rp.1000,-/jam tariff telpon ke sesama esia.

Aspek Sosial

Esia dapat di terima di semua kalangan , baik itu kalangan atas , menengah , dan bawah.

Aspek Teknologi

Selain memenuhi aspek ekonomi, esia juga mulai memenuhi hasrat akan teknologi seperti munculnya paket hp esia kilau warna , dengan radio , dan bahkan bisa buka facebook yang di bandrol harganya dengan cukup murah.

Aspek Global

Esia dapat memenuhi hasrat dalam kebutuhan berkomunikasi diantar

masyarakat di Indonesia.

BTEL telah memasuki berbagai komunitas masyarakat di Indonesia ini merupakan bukti keseriusan BTEL dalam pelayanan komunikasi di Indonesia. Gebrakan pasar yang dilakukan oleh BTEL dengan memperkenalkan berbagai program-program yang menarik dengan tentu saja mengandalkan produknya yaitu esia telah banyak menarik perhatian masyarakat sehingga menyebabkan jumlah pelanggan dari tahun ke tahun terus meningkat secara signifikan.

B. SARAN

Sebagai pemain baru di pasaran telekomunikasi di Indonesia, Bakrie Telecom tidak kalah saing dengan pemain lama. Bakrie Telecom yang menggunakan produk andalannya yaitu esia harus meningkatkan kualitas jaringan telekomunikasinya agar tidak kalah dengan para “pemain lama” Selain itu,esia juga harus meningkatkan pelayanan jasanya untuk memuaskan para pelanggan. Bakrie Telecom lewat Esia harus secara konsisten dan berkelanjutan terus memberikan program-program yang menguntungkan dan murah bagi masyarakat. Program kejutan yang menguntungkan pelanggan terus dibuat untuk menjaga tingkat kepuasan yang berujung pada kualitas loyalitas pelanggan.